Showing posts with label Al-Qur'an. Show all posts
Showing posts with label Al-Qur'an. Show all posts

Saturday, June 2, 2012

Karomah Surat Al-ikhlas

Surat Al-Ikhlas merupakan bacaan yang sangat besar faedahnya, apabila di amalkan dengan sunguh-sungguh dan istiqomah. Dalam hal ini akan di kupas faedah dan rahasia yang terkandung di dalamnya.
Berikut Hikmah Surat Al-Ikhlas:
  • Membangkitkan aura pesona wajah agar tampak cantik alami.
  • Melancarkan jodoh.
  • Dilancarkan usaha.
  • Kerukunan suami istri.
  • Pengasihaan.
  • Disayangi atasan atau bawahan.
  • Dapat menarik lawan jenis.
  • Disayangi orang banyak.
  • Dapat pula dipergunakan oleh Agen atau Makelar dagang, supaya banyak relasi.
  • Dan masih banyak lagi keutamaan yang tersimpan di dalamnya.
Bagi Anda yang berminat mendapatkan Karomah Surat Al-Ikhlas ini. Sikahkan Konsultasi dengan kami via sms. 
Caranya ketik
Karomah Al-Ikhlas (spasi) Pesan Anda.
Contoh:
Karomah Al-Ikhlas 
Mohon info selengkapnya bagaimana cara mendapatkan Karomah Surat Al-Ikhlas
Kirim ke:
Mudah-mudahan Alloh S.W.T senantiasa mengabulkan segala cita-cita Anda.
Terima Kasih.

Wassalam,
Penyelenggara  

Friday, June 10, 2011

Keutamaan Surat Al-Ikhlas


Sebelum kita membicarakan keutamaan
Surat Al-Ikhlas, terlebih dahulu akan disampaikan tentang nama-nama dari Surat
Al-Ikhlas itu sendiri. Nama Surat Al-Ikhlas itu jumlahnya ada 20 nama yakni :
1. At-Tafrid.
2. At-Tajrid.
3. At-Tauhid.
4. Al-Ikhlas.
5. An-Najat.
6. Al-Wilayah.
7. An-Nisbah.
8. Al-Ma'rifah.
9. Al-Jamal.
10. Al-Muqasyqasyah.
11. Al-Mu'awwidzah.
12. As-Shamad.
13. Al-Asas.
14. Al-Maani'ah.
15. Al-Muhtadhar.
16. Al-Munfiroh.
17. Al-Baroah.
18. Al-Mudzkiroh.
19. An-Nuur.
20. Al-Insan.
Banyak nama menunjukkan banyak
kelebihan. Mengingat Surat ini mengandung akidah yang sangat mendasar,
maka keutamaannya cukup banyak. Antara lain sebagai berikut :


1. Hadis riwayat Anas bin
Malik, menyatakan bahwa Rasulullah Saw bersabda : "Barangsiapa membaca
Surat Al-Ikhlas satu kali, seolah-olah dia membaca sepertiga Quran.
Barangsiapa membacanya dua kali, seolah-olah dia membaca dua pertiga Quran.
Barangsiapa membacanya tiga kali, seolah-olah dia membaca Quran seluruhnya. Dan
barangsiapa membacanya sepuluh kali, dibina Allah untuknya sebuah rumah dalam
surga terbikin dari permata ya'kut yang berwarna merah."

2. Sabda Rasulullah Saw yang maksudnya : "Hai Aisyah, engkau jangan
tidur dulu sebelum engkau kerjakan empat perkara : 1. Khatamkan Al-Quran, 2.
Jadikan semua Nabi membelamu nanti pada hari kiamat, 3. Jadikan semua orang
mukmin rela
kepadamu, dan 4. Kerjakan Haji dan Umrah." Kemudian Rasulullah pun
shalat, sedangkan Aisyah tinggal ditempat tidur. Selesai Shalat, Aisyah pun
berkata : "Rasulullah, tebusanmu ibu dan ayahku, Rasulullah suruh saya
mengerjakan empat perkara yang saya tidak sanggup melakukannya pada waktu
ini." Beliau tersenyum, seraya bersabda : " Apabila engkau membaca
Qul Huwallahu Ahad (tiga kali), maka seolah-olah engkau telah mengkhatamkan
Al-Quran. Jika engkau membaca shalawat kepadaku dan kepada semua Nabi
sebelumku, maka kami nanti akan mensyafaatkanmu pada hari kiamat. Dan apabila
engkau meminta ampunkan orang-orang mukmin, maka tentu semua mereka nanti akan
rela kepadamu. Dan apabila engkau membaca "Subhanallah, Walhamdulillah,
Walailahaillallah, Wallahu Akbar, maka sesungguhnya engkau berarti telah
mengerjakan Haji dan Umrah."
Hadis itu menerangkan, kalau mau tidur setelah badan tergeletak diatas
ranjang, maka baik dibaca:
a. Surat Al-Ikhlas tiga kali. Sama pahalanya
dengan membaca satu khatam Quran.
b. Shalawat kepada Nabi Muhammad Saw dan
Nabi-Nabi lainnya, dengan mengucap
: Allahumma
Sholli 'ala Sayyidina Muhammad Wa ali Muhammad wa'ala jami'il
anbiyaai wal mursalin.
c.Mendoakan orang-orang mukmin dengan mengucapkan tiga kali Allahummaghfir
lil muslimina
wal muslimat, wal mukiminina wal mukminat.
d. Membaca raja tasbih tiga kali, yakni :
Subhanallah, Walhamdulillah, Walailaha
illallah, Wallahu
Akbar, Wala haula walaquwwata illa billahil 'aliyyil 'adzim."

Apabila dibaca tiga kali tasbih
ini, maka sama pahalanya dengan satu kali Haji dan Umrah.

3. Pada suatu hari seorang
laki-laki melaporkan halnya kepada Rasulullah Saw tentang kesusahan hidup yang
dideritanya. Ia mohon supaya diajarkan amalan singkat untuk menghilangkan
kesempitan hidup itu. Maka Rasulullah Saw menyuruhnya supaya setiap kali masuk
kerumah sendiri, memberi salam kemudian membaca surat Al-Ikhlas tiga kali. Jika
rumah kosong
tidak ada orang didalam, maka memberi salam kepada Rasulullah Saw
kemudian sambil melangkah masuk dibaca tiga kali surat Al-Ikhlas. Laki-laki
itupun
mengamalkannya, alhamdulillah lapang rezekinya, melimpah sampai kepada
jiran tetangganya.

4. Pada suatu hari Rasulullah Saw sedang duduk dalam mesjid Madinah.
Tiba-tiba datang rombongan mengusung jenazah untuk di shalatkan. Para sahabat
mempersilahkan Nabi untuk
menyembahyangkannya. Beliau bertanya : " Apakah mayat ini meninggalkan
hutang ? Mereka menjawab : " Ya, benar, dia meninggalkan hutang sebanyak 4
dirham." Lantas beliau bersabda : " Saya tidak mau
menyembahyangkan mayat yang meninggalkan hutang. Shalatkan kamulah dia."
Pada saat itu Jibrilpun datang seraya berkata : "Hai Muhammad, Allah
berkirim salam kepadamu. Dia berfirman : "Aku sudah mengutus Jibril
menyamar seperti mayat itu dan sudah melunaskan hutangnya. Tegaklah, shalatkan
dia karena dian sudah diampuni Allah dan barangsiapa yang ikut
menyembahyangkannya, niscaya diampuni Allah pula dosanya."
Nabi Muhammad Saw pun bertanya : " Hai Jibril, dari mana dia
memperoleh kehormatan ini "? Jibril menjawab :"Dia mendapat
kehormatan itu, karena setiap hari membaca seratus kali Qul Huwallahu
Ahad." Didalamnya terdapat keterangan tentang sifat-sifat Allah dan pujian
terhadap-Nya" Hadis itu menunjukkan barangsiapa membaca "Qul
Huwallahu Ahad" seratus kali dalam sehari, maka Allah akan melunaskan
hutangnya sebelum mati.

5. Rasulullah Saw bersabda yang maksudnya :" Barangsiapa membaca surat
Al-Ikhlas pada sakit
yang membawa kepada kematiannya, niscaya mayatnya tidak busuk dalam kubur,
hadis lain menyatakan tidak terfitnah dalam kuburnya, aman dari kesempitan
kuburan, dan para Malaikat akan membawanya dengan sayap-sayapnya melalui titian
shirotol mustaqim sampai kesurga."
6. Menurut hadis Anas bin Malik, bahwa Rasulullah Saw bersabda : "
Barangsiapa membaca Qul Huwallahu Ahad 50 kali, niscaya diampuni dosanya lima
puluh
tahun."
7. Menurut Hadis Anas bin Malik,
Rasulullah Saw bersabda yang maksudnya " Barangsiapa membaca Qul Huwallahu
Ahad sepuluh kali dibina Allah untuknya satu istana didalam surga.
Barangsiapa membacanya 20 kali, dibina Allah untuknya
dua istana dalam surga. Barangsiapa membacanya 30
kali maka dibina Allah untuknya tiga istana dalam surga. Umar bin Khattab
berkata
: " Ya, Rasulullah, kalau begitu akan banyaklah istana kmi dalam
surga" Maka Rasulullah Saw bersabda :"Allah
lebih lapang (luas) dari pada itu."
Maksudnya, bagi Allah berapapun jumlah istana itu soal mudah.

8. Hadis Anas bin Mali
menyatakan bahwa Rasulullah Saw bersabda yang maksudnya : "Barangsiapa
membaca Qul Huwallahu Ahad sekali, dia diberkati. Barangsiapa membacanya
dua kali dia dan keluarganya diberkati. Barangsiapa membacanya
tiga kali, dia, keluarga dan jiran tetangganya
diberkati. Barangsiapa membacanya 12 kali, dibina Allah untuknya 12 istana
didalam surga. Jika dibacanya 100 kali, maka dihapuskan Allah dosanya
(dosa kecil) selama 50 tahun, kecuali pertumpahan
darah dan harta benda. Jika dibacanya 200 kali,
dihapuskan dosanya 100 tahun. Jika dibacanya 1000 kali, niscaya sebelum
mati telah dilihat atau diperlihatkan kepadanya tempatnya dalam
surga."

9. Menurut hadis riwayat Ibnu Abbas, Nabi Muhammad Saw bersabda yang
maksudnya :"Tatkala saya dalam perjalanan Israk Mi'raj kelangit, saya
melihat 'Arasyditegakkan atas 360.000 sudut. Jarak dari satu sudut kesudut
lainnya, kira-kira 300.000 tahun perjalanan. Dibawah setiap sudut itu
terdapat 12.000 padang
pasir. Panjang setiap padang
pasir itu dari matahari terbit kematahari terbenam. Disetiap padang pasir itu
terdapat 80.000
Malaikat membaca Qul Huwallahu Ahad." Selesai membaca mereka
menyatakan :"Ya Tuhan, kami hibbahkan pahala bacaan kami ini kepada
setiap orang yang membaca Surat Al-Ikhlas, baik dia laki-laki maupun
wanita." Para sahabat kagum tercengang
mendengarnya. Lantas Rasulullah Saw bertanya :"Herankah kamu,
sahabat-sahabatku ? Mereka menjawab : " Ya,benar kami heran."
Beliau melanjutkan :"Demi Allah yang diriku ditangan-Nya, "Qul Huwallahu
Ahad" tertulis disayap Jibril. "Allahush Shomad" tertulis
disayap Mikail. "Lam Yalid Walam Yulad" tertulis disayap Izrail.
"Walam Yakun Lahu kufuan Ahad" tertulis disayap Israfil. Maka
barangsiapa diantara ummatku membaca "Qul Huwallahu
Ahad" niscaya dikurniai Allah ia pahala orang yang membaca Taurat,
Injil, Zabur dan Al-Quran." Kemudian beliau bertanya
lagi:"Herankah kamu, mendengarnya?. Mereka menjawab:"Ya,benar
kami heran." Lantas beliau bersabda :"Demi Allah yang diriku ditangan-Nya,
"Qul Huwallahu Ahad" tertulis di kening Abu Bakar Shiddiq.
"Allahush Shomad" tertulis dikening Umar Al-Faruq. "Lam
Yalid Walam Yulad" tertulis dikening Usman Zin-Nurain. Dan
"Walam Yakun Lahu Kufuan Ahad " tertulis dikening Ali As-Sakhiy.
Maka barangsiapa membaca Surat Al-Ikhlas niscaya dikurniai Allah ia pahala Abu
Bakar, Umar, Usman dan Ali.


10. Menurut Hadis Al-Baihaqi, dari
Umamah Al-Bahili, bahwa Jibril telah mendatangi Nabi Saw bersama dengan
70.000 Malaikat di Tabuk Jibril berkata :"Rasulullah,
saksikan jenazah Muawiyah dari Tabuk bersama Jibril dan sejumlah
Malaikat lain. Kemudian Rasulullah Saw bersabda :" Jibril, apa
sebabnya Mu'awiyah beroleh martabat seperti itu.? Jibril menjawab
:"Dia memperoleh kehormatan itu, akibat membaca "Qul Huwallahu
Ahad setiap hari, sedang berdiri, duduk, ruku' dan berjalan."
Demikianlah beberapa kelebihan membaca Qul Huwallahu Ahad.
Maka silahkanlah mengamalkannya, dengan ketentuan setiap membacanya,
harus dibaca Bismillah. Karena pernah terjadi seorang laki-laki di Mekkah
bermimpi, melihat ratusan ekor burung merpati terbang diatas angkasa kota
Mekkah, tetapi tak
seekorpun berkepala. Keesokan harinya ditanyakannya kepada seorang ahli ta'bir
mimpi. Syekh ahli ta'bir mimpi itu menyatakan :"Barangkali anda rajin
membaca Qul Huwallahu Ahad, tetapi tidak membaca Bismillahirrahmanirrahim
dipangkalnya."


Bismillahirrahmanirrahim itu
hurufnya 19, persis sebanyak Malaikat Zabaniyah penunggu neraka. Barangsiapa
rajin membaca Bismillahirrahmanirrahim pada setiap memulai pekerjaan yang
dibenarkan agama, niscaya ia terhindar dari ancaman Malaikat Zabaniyah.

Fadhilah Surat Al Ikhlas




Tafsir Singkat Surat Al Ikhlas
Disusun oleh Muhammad Abduh Tuasikal

Alhamdulillah wa shalaatu wa salaamu ’ala Rosulillah wa ’ala alihi wa shohbihi wa sallam.
Setelah kita mengetahui tafsiran surat Al Ikhlash ini, maka sangat bagus sekali jika kita mengetahui keutamaan surat ini dan kapan saja kita dianjurkan membaca surat ini. Silakan menyimak pembahasan berikut ini.
[Keutamaan Pertama]
Surat Al Ikhlas Setara dengan Tsulutsul Qur’an (Sepertiga Al Qur’an)

Hal ini berdasarkan hadits :

عَنْ أَبِى سَعِيدٍ أَنَّ رَجُلاً سَمِعَ رَجُلاً يَقْرَأُ ( قُلْ هُوَ اللَّهُ أَحَدٌ ) يُرَدِّدُهَا ، فَلَمَّا أَصْبَحَ جَاءَ إِلَى رَسُولِ اللَّهِ – صلى الله عليه وسلم – فَذَكَرَ ذَلِكَ لَهُ ، وَكَأَنَّ الرَّجُلَ يَتَقَالُّهَا فَقَالَ رَسُولُ اللَّهِ – صلى الله عليه وسلم – « وَالَّذِى نَفْسِى بِيَدِهِ إِنَّهَا لَتَعْدِلُ ثُلُثَ الْقُرْآنِ »

Dari Abu Sa’id (Al Khudri) bahwa seorang laki-laki mendengar seseorang membaca dengan berulang-ulang ’Qul huwallahu ahad’. Tatkala pagi hari, orang yang mendengar tadi mendatangi Rasulullah shallallahu ’alaihi wa sallam dan menceritakan kejadian tersebut dengan nada seakan-akan merendahkan surat al Ikhlas. Kemudian Rasulullah shallallahu ’alaihi wa sallam bersabda, ”Demi yang jiwaku berada di tangan-Nya, sesungguhnya surat ini sebanding dengan sepertiga Al Qur’an”. (HR. Bukhari no. 6643) [Ada yang mengatakan bahwa yang mendengar tadi adalah Abu Sa’id Al Khudri, sedangkan membaca surat tersebut adalah saudaranya Qotadah bin Nu’man.]

Begitu juga dalam hadits:

عَنْ أَبِى الدَّرْدَاءِ عَنِ النَّبِىِّ -صلى الله عليه وسلم- قَالَ « أَيَعْجِزُ أَحَدُكُمْ أَنْ يَقْرَأَ فِى لَيْلَةٍ ثُلُثَ الْقُرْآنِ ». قَالُوا وَكَيْفَ يَقْرَأُ ثُلُثَ الْقُرْآنِ قَالَ « (قُلْ هُوَ اللَّهُ أَحَدٌ) يَعْدِلُ ثُلُثَ الْقُرْآنِ ».

Dari Abu Darda’ dari Nabi shallallahu ’alaihi wa sallam. Beliau shallallahu ’alaihi wa sallam bersabda, ”Apakah seorang di antara kalian tidak mampu untuk membaca sepertiga Al Qur’an dalam semalam?” Mereka mengatakan,”Bagaimana kami bisa membaca seperti Al Qur’an?” Lalu Nabi shallallahu ’alaihi wa sallam bersabda, ”Qul huwallahu ahad itu sebanding dengan sepertiga Al Qur’an.” (HR. Muslim no. 1922)

An Nawawi mengatakan,
Dalam riwayat yang lainnya dikatakan, ”Sesungguhnya Allah membagi Al Qur’an menjadi tiga bagian. Lalu Allah menjadikan surat Qul huwallahu ahad (surat Al Ikhlash) menjadi satu bagian dari 3 bagian tadi.” Lalu Al Qodhi mengatakan bahwa Al Maziri berkata, ”Dikatakan bahwa maknanya adalah Al Qur’an itu ada tiga bagian yaitu membicarakan (1) kisah-kisah, (2) hukum, dan (3) sifat-sifat Allah. Sedangkan surat Qul huwallahu ahad (surat Al Ikhlash) ini berisi pembahasan mengenai sifat-sifat Allah. Oleh karena itu, surat ini disebut sepertiga Al Qur’an dari bagian yang ada. Ada pula yang mengatakan bahwa pahala membaca surat ini adalah dilipatgandakan seukuran membaca sepertiga Al Qur’an tanpa ada kelipatan. (Syarh Shohih Muslim, 3/165)

Apakah Surat Al Ikhlas bisa menggantikan sepertiga Al Qur’an?
Maksudnya adalah apakah seseorang apabila membaca Al Ikhlas sebanyak tiga kali sudah sama dengan membaca satu Al Qur’an 30 juz? [Ada sebagian orang yang meyakini hadits di atas seperti ini.]
Jawabannya: tidak. Karena ada suatu kaedah:
SESUATU YANG BERNILAI SAMA, BELUM TENTU BISA MENGGANTIKAN.

Itulah surat Al Ikhlas. Surat ini sama dengan sepertiga Al Qur’an, namun tidak bisa menggantikan Al Qur’an. Salah satu buktinya adalah apabila seseorang mengulangi surat ini sebanyak tiga kali dalam shalat, tidak mungkin bisa menggantikan surat Al Fatihah (karena membaca surat Al Fatihah adalah rukun shalat, pen). Surat Al Ikhlas tidak mencukupi atau tidak bisa menggantikan sepertiga Al Qur’an, namun dia hanya bernilai sama dengan sepertiganya.
Bukti lainnya adalah seperti hadits :

مَنْ قَالَ لاَ إِلَهَ إِلاَّ اللَّهُ وَحْدَهُ لاَ شَرِيكَ لَهُ لَهُ الْمُلْكُ وَلَهُ الْحَمْدُ وَهُوَ عَلَى كُلِّ شَىْءٍ قَدِيرٌ عَشْرَ مِرَارٍ كَانَ كَمَنْ أَعْتَقَ أَرْبَعَةَ أَنْفُسٍ مِنْ وَلَدِ إِسْمَاعِيلَ


”Barangsiapa mengucapkan (لاَ إِلَهَ إِلاَّ اللَّهُ وَحْدَهُ لاَ شَرِيكَ لَهُ لَهُ الْمُلْكُ وَلَهُ الْحَمْدُ وَهُوَ عَلَى كُلِّ شَىْءٍ قَدِيرٌ) sebanyak sepuluh kali, maka dia seperti memerdekakan emat budak keturunan Isma’il.” (HR. Muslim no. 7020)

Pertanyaannya : Apakah jika seseorang memiliki kewajiban kafaroh, dia cukup membaca dzikir ini?
Jawabannya : Tidak cukup dia membaca dzikir ini. Karena sesuatu yang bernilai sama belum tentu bisa menggantikan. (Diringkas dari Syarh Al Aqidah Al Wasithiyyah 97-98, Tafsir Juz ‘Amma 293)
Mudah-mudahan kita memahami hal ini.

[Keutamaan Kedua]
Membaca surat Al Ikhlash sebab mendapatkan kecintaan Allah

Dari ’Aisyah, beliau mengatakan bahwa Nabi shallallahu ’alaihi wa sallam mengutus seseorang kepada seorang budak. Budak ini biasanya di dalam shalat ketika shalat bersama sahabat-sahabatnya sering mengakhiri bacaan suratnya dengan ’Qul huwallahu ahad.’ Tatkala para sahabatnya kembali, mereka menceritakan hal ini pada Nabi shallallahu ’alaihi wa sallam. Beliau shallallahu ’alaihi wa sallam lantas berkata,

سَلُوهُ لأَىِّ شَىْءٍ يَصْنَعُ ذَلِكَ


”Tanyakan padanya, kenapa dia melakukan seperti itu?”
Mereka pun menanyakannya, dia pun menjawab,

لأَنَّهَا صِفَةُ الرَّحْمَنِ ، وَأَنَا أُحِبُّ أَنْ أَقْرَأَ بِهَا


”Surat ini berisi sifat Ar Rahman. Oleh karena itu aku senang membacanya.”

Rasulullah shallallahu ’alaihi wa sallam lantas bersabda,

أَخْبِرُوهُ أَنَّ اللَّهَ يُحِبُّهُ


”Kabarkan padanya bahwa Allah mencintainya.” (HR. Bukhari no. 7375 dan Muslim no. 813)

Ibnu Daqiq Al ’Ied menjelaskan perkataan Nabi shallallahu ’alaihi wa sallam ”Kabarkan padanya bahwa Allah mencintainya”. Beliau mengatakan,

”Maksudnya adalah bahwa sebab kecintaan Allah pada orang tersebut adalah karena kecintaan orang tadi pada surat Al Ikhlash ini. Boleh jadi dapat kitakan dari perkataan orang tadi, karena dia menyukai sifat Rabbnya, ini menunjukkan benarnya i’tiqodnya (keyakinannya terhadap Rabbnya).” (Fathul Bari, 20/443)

Faedah dari hadits di atas:
Ibnu Daqiq Al ’Ied menjelaskan, ”Orang tadi biasa membaca surat selain Al Ikhlash lalu setelah itu dia menutupnya dengan membaca surat Al Ikhlash (maksudnya: setelah baca Al Fatihah, dia membaca dua surat, surat yang terakhir adalah Al Ikhlash, pen). Inilah yang dia lakukan di setiap raka’at. Kemungkinan pertama inilah yang nampak (makna zhohir) dari hadits di atas. Kemungkinan kedua, boleh jadi orang tadi menutup akhir bacaannya dengan surat Al Ikhlash, maksudnya adalah surat Al Ikhlas khusus dibaca di raka’at terakhir. Kalau kita melihat dari kemungkinan pertama tadi, ini menunjukkan bolehnya membaca dua surat (setelah membaca Al Fatihah) dalam satu raka’at.” Demikian perkataan Ibnu Daqiq. (Fathul Bari, 20/443)
Inilah di antara fadhilah (keutamaan surat Al Ikhlash). Selanjutnya kita akan melihat beberapa waktu yang dianjurkan membaca surat yang mulia ini.

Wednesday, October 13, 2010

Cara membaca Al-Qur'an online

Anda dapat mendengarkan Al-Qur'an Online tanpa harus membaca Al-Qur'an. Anda hanya perlu tentukan Surat apa yang ingin Anda dengarkan. Silahkan Anda pilih sendiri



Semoga Sukses

Husni





Assalaamu 'Alaikum wr.wb

Terima kasih sudah berkunjung ke blog ini. Semoga Anda bahagia saat ini dan mendapatkan informasi yang Anda Cari.

Anda Boleh Mengamalkan informasi yang sudah Anda dapatkan dari kami. jangan lupa amalkan dengan baik, gunakan padahal-hal yang positif. Sehingga Anda bisa mendapat manfaat serta berkah dari ilmu yang sudah Anda dapatkan tersebut.

Apabila informasi yang Anda cari dirasa bermanfaat, silahkan transfer mahar pulsa ke nomor hand phone dibawah ini:

0857 2112 4407

Besar nominal transfer tidak kami di tentukan. tergantung sejauh mana kesungguhan Anda ingin memiliki ilmu yang sudah Anda dapatkan dari kami.

Semoga Alloh S.W.T melimpahkan taufiq dan hidayah pada kita semua. Amiin...

Wassalam. Husni




 
Design by Wordpress Theme | Bloggerized by Free Blogger Templates | coupon codes